Alkitab Sebagai Teks Suci Yang Tertulis

Authors

DOI:

https://doi.org/10.63003/um.v1i1.20

Keywords:

teks suci, bibliologi, tradisi tulisan, teologi sistematika

Abstract

This research aims to analyze the strength of a religion's teaching, especially Christianity, which is taught and spread using the guidance of sacred texts or the Bible. Despite using the written tradition, there are often still various kinds of teaching, even though they come from the same source of writing. This research was conducted using a qualitative method with references or literature related to the research topic. The results obtained show that the possibility of changes in religious teaching based on written tradition is quite small when compared to religious teaching based on oral tradition. It's just that the interpretation of each reader will vary. The context and conditions of the text at the time it was written are very much different from the current conditions, when the reader learns it. Therefore, a comprehensive study of the text is needed with the appropriate hermeneutic method. Texts written in the past can still be applied in the present context, with scientific and responsible interpretation. The canonized Bible is a strong enough source for the basis of Christian teaching, especially since it was written by different people and at different times, but can be interrelated and connected to one another. 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pengajaran suatu agama, terutama agama Kristen, yang diajarkan dan disebarkan dengan menggunakan pedoman teks suci atau Alkitab. Meskipun menggunakan tradisi tulisan, seringkali masih didapati berbagai macam pengajaran, padahal berasal dari sumber tulisan yang sama. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan referensi atau literatur yang berkaitan dengan bahasan penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa kemungkinan perubahan pengajaran agama dengan dasar tradisi tertulis cukup kecil jika dibandingkan dengan pengajaran agama yang memiliki dasar tradisi lisan. Hanya saja interpretasi dari masing-masing pembaca akan berbeda-beda. Konteks dan kondisi teks pada saat ditulis sangat jauh berbeda dengan kondisi pada saat ini, ketika pembaca mempelajarinya. Karena itu diperlukan kajian teks yang komprehensif dengan metode hermeneutik yang sesuai. Teks yang ditulis pada masa lampau masih bisa diterapkan dalam konteks masa sekarang, dengan intepretasi yang ilmiah dan bertanggungjawab. Alkitab yang sudah terkanonisasi menjadi sumber yang cukup kuat bagi dasar pengajaran Kristen, apalagi Alkitab ditulis oleh orang yang berbeda dan di waktu yang berbeda pula, tetapi bisa saling berkaitan dan tersambung satu dengan yang lain.

Downloads

Published

04-04-2024 — Updated on 04-04-2024